Hampir semua orang pasti tahu langit-langit rumah yang menjadi pembatas antara atap dengan ruang yang ada di bawahnya. Langit-langit rumah ini biasa dikenal dengan sebutan plafon. Bukan hanya berfungsi untuk mempercantik tampilan ruangan, plafon rumah juga memiliki peran yang sangat penting yakni mengurangi kebocoran.
Plafon sendiri terdiri dari berbagai jenis, beberapa hal diantaranya adalah plafon PVC dan plafon GRC. Plafon GRC menjadi salah satu bahan yang semakin populer dalam dunia konstruksi karena menjadi solusi dalam menghasilkan struktur yang kuat, awet, dapat mengurangi kebocoran, namun tetap dapat menambah estetika suatu ruang. Pada artikel ini, BLKP akan membahas secara lengkap mengenai kegunaan, kelebihan, serta kekurangan dari Plafon GRC.
Sering digunakan untuk pembuatan langit-langit rumah atau dijadikan partisi (pemisah) antara suatu ruang dengan ruang lainnya. Sesuai dengan namanya, plafon GRC (Glass Reinforced Concrete) terbuat dari bahan dasar yang terdiri dari campuran serat kaca dan semen. Bisa dikatakan bahwa plafon GRC hampir mirip dengan beton, tetapi hadir dengan bobot yang lebih ringan. Pada beton, terdapat tulangan baja, sedangkan di plafon GRC terdapat kandungan serat kaca (glassfiber) yang berguna sebagai penguatnya, sekaligus menghasilkan daya tahan yang kuat, namun dengan bobot yang lebih ringan.
Baca juga: Cara Mudah Hitung Kebutuhan Material Untuk Rangka Plafon
Plafon GRC memiliki berbagai keunggulan yang membuatnya menjadi pilihan yang sangat diunggulkan. Bobot yang lebih ringan menjadikan GRC sebagai pilihan ideal untuk plafon rumah, sementara kemampuannya dalam menyerap panas dan ketahanannya terhadap kebakaran menambah nilai keamanan penggunaannya. Beberapa kelebihan dari menggunakan plafon GRC antara lain:
Plafon GRC menawarkan keunggulan istimewa ketika digunakan sebagai langit-langit pada ruangan yang rawan kelembaban atau paparan air. Sebagai contoh, aplikasinya dalam langit-langit dapur, yang setiap hari mungkin terpapar uap panas. Selain itu, plafon GRC dapat diterapkan dengan efektif pada ruangan yang benar-benar basah, seperti kamar mandi atau area semi-outdoor yang mungkin terkena cipratan air hujan. Ini mengamankan ruangan dari dampak negatif kelembaban.
Berbeda dengan bahan plafon lainnya seperti kayu atau tripleks yang cenderung kaku dan terbatas pada desain tertentu, plafon GRC memiliki kemampuan untuk dibentuk sesuai keinginan. Sifat materialnya yang luwes dan mampu mengikuti bentuk-bentuk melengkung memberikan kebebasan dalam mendesain plafon sesuai dengan keinginan.
Plafon GRC juga mempermudah proses pemasangan. Dengan permukaan yang sudah rata, tidak memerlukan proses plamir sebelum pengecatan, sehingga menghemat waktu. Bobot yang ringan, sekitar 18 kilogram per meter persegi, memudahkan proses pengangkatan dan pemasangan. Penggunaan lembaran papan plafon GRC lebih sederhana dengan adanya bagian tepi yang lebih tipis, yang disebut sebagai recessed, memudahkan penyambungan dengan penggunaan compound yang lebih efisien.
Apabila Anda mencari plafon dengan ketahanan jangka panjang, plafon GRC merupakan pilihan yang sangat sesuai. Rata-rata, plafon GRC dapat bertahan hingga 25 tahun, melebihi durabilitas plafon gypsum. Investasi jangka panjang ini memberikan keunggulan dalam hal ketahanan dan pemeliharaan. Tidak hanya itu, plafon GRC juga mudah dirawat. Jika terkena noda, perawatannya cenderung mudah dan efisien, memberikan nilai tambah dalam hal kebersihan dan pemeliharaan.
Dalam mempertimbangkan penggunaan Plafon GRC sebagai elemen penting dalam desain interior rumah, tidak dapat diabaikan bahwa ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan:
Penting untuk melakukan penyelidikan produk dengan cermat sebelum memutuskan memasang plafon GRC. Memastikan kualitas yang baik dan ketahanan terhadap kerusakan, termasuk retak rambut, hal ini penting untuk menjaga integritas struktural dan estetika rumah Anda.
Untuk menjaga keindahan dan fungsi plafon GRC, perawatan berkala diperlukan. Membersihkan debu dan kotoran secara rutin dapat dilakukan dengan menggunakan sikat lembut atau kain bersih yang sudah dibasahi. Perawatan ini membantu mencegah penumpukan kotoran yang dapat merusak tampilan plafon dan memastikan bahwa plafon tetap bersih dan menawan.
Ketika Anda mempertimbangkan pemilihan material plafon, aspek harga menjadi salah satu faktor utama yang tidak dapat diabaikan. Dalam hal ini, plafon GRC menawarkan solusi ekonomis, dengan harga yang relatif terjangkau yang dibanderol dari Rp 48 ribu - Rp 70 ribu. Berikut perkiraan rincian harga plafon GRC dengan ketebalan 44 mm di tahun 2024. Perlu diingat bahwa harga yang ditampilkan merupakan estimasi dan pasti akan ditemukan perbedaan di setiap daerah:
Harga Semen Board Aplus (4mm) 1200mm x 2400mm GRC anti air | Rp 48.000 |
Harga GRC Board 4mm / Papan GRC / Ciluk Board /Semen Board | Rp 49.000 |
Harga Semen Board Aplus 4mm 1220mm x 2440mm GRC anti air | Rp 50.000 |
Harga Plafon Grc Board 4 mm ORI MURAH | Rp 66.000 |
Harga GRC Board 4 mm 122 x 244/ Papan Semen | Rp 63.000 |
Harga GRC / Silika Board Aplus 4 mm X 1220 X 2440 Plafon Anti Air | Rp 63.000 |
Kadang ada yang menyamakan plafon GRC dengan plafon gypsum, tapi sebenarnya keduanya berbeda. Berikut detail perbedaannya:
Kriteria | Plafon GRC | Plafon PVC |
Bahan Baku |
Campuran Glassfiber dan Beton |
Polivinil Klorida (PVC) |
Bobot |
Relatif berat dibandingkan plafon PVC |
Relatif ringan |
Fleksibilitas Desain |
Dapat dibentuk sesuai desain |
Biasanya terbatas pada desain tertentu |
Ketahanan Terhadap Air |
Tahan air, biasanya digunakan di area basah |
Kurang tahan air dan gampang bocor |
Harga |
Lebih mahal dibandingkan PVC |
Lebih terjangkau |
Proses Pemasangan |
Memerlukan keterampilan khusus |
Pemasangan lebih sederhana |
Ketahanan Terhadap Panas |
Menyerap panas dengan baik |
Kurang efisien dalam menyerap panas |
Ketahanan Terhadap Retak |
Cenderung lebih tahan retak |
Rentan retak dan perlu perawatan lebih intensif |
Umur Pakai |
Umumnya lebih tahan lama |
Lebih pendek |
Keberlanjutan Warna |
Tergantung pada kualitas produk |
Warna lebih tahan lama |
Dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa Plafon GRC mungkin menjadi pilihan lebih baik, sementara Plafon PVC lebih direkomendasikan untuk yang mengutamakan ringan, harga terjangkau, dan proses pemasangan yang mudah. Keputusan terakhir harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dan anggaran pengguna.
Baca juga: Ubah Interior Rumah Dengan 8 Model Plafon Minimalis Terbaru
Dalam menentukan plafon yang tepat untuk proyek konstruksi atau renovasi Anda, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti keberlanjutan bentuk, ketahanan terhadap elemen, dan keberlanjutan warna.
Untuk menemukan solusi yang tepat untuk proyek Anda gunakan produk baja ringan dari BLKP. Temukan berbagai produk berkualitas tinggi dan dapatkan solusi terbaik untuk kebutuhan konstruksi Anda. Jangan ragu untuk menghubungi Tim BLKP sekarang untuk informasi lebih lanjut dan penawaran yang menarik.