MENGENAL APA ITU TRUSS, TIPE DAN KEUNTUNGANNYA

Hi Sobat BLKP,

 

Apakah Anda pernah mendengar istilah "truss" dalam konstruksi bangunan? Mungkin istilah ini terdengar asing, tetapi jika Anda mendengar "baja ringan," Anda pasti tahu itu apa.

 

 

Truss atau yang sering disebut sebagai baja ringan adalah salah satu bahan konstruksi yang patut diacungi jempol. Penjualan truss terus meningkat dari hari ke hari. Mengapa? Karena truss memiliki banyak keunggulan dibandingkan baja ringan konvensional.

 

Apa Itu Truss?

apa itu truss

Sumber: Google

 

Latar belakang truss atau baja ringan ini sebenarnya berasal dari kata Perancis yaitu “trousse” yang dikenal sejak abad 1200. Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, memiliki arti sebagai sebuah kumpulan hal yang saling terkait atau berhubungan secara simultan. 

 

 

Berdasarkan latar belakang sejarah dan makna menurut Bahasa Perancis, secara istilah dalam konstruksi bangunan, truss merupakan struktur yang terdiri dari kumpulan cabang atau batang yang membentuk sebuah struktur solid berbentuk segitiga dan terhubung satu dengan lainnya serta menyangga beban pada sendi-sendinya. Umumnya truss digunakan dalam berbagai konstruksi seperti untuk pembangunan jembatan, atap rumah, ataupun menara. 

 

Baca Juga : TCT vs BMT : Pengertian, Perbandingan dan Cara Mengukurnya

 

Pada umumnya, rangka truss baja ringan terdiri dari 3 bagian struktur yaitu top chord (bagian atas), bottom chord (bagian bawah) dan web (bagian tengah).

 

Ketiga struktur ini dibangun agar truss tetap berdiri kokoh, stabil, dan tidak mudah runtuh sehingga tidak membahayakan pemilik rumah, serta dapat memberikan kenyamanan karena perubahan bentuk yang terjadi tidak amat besar.

 

6 Tipe Struktur Truss

 

apa itu truss

Sumber: Google

 

Truss merupakan salah satu material bahan bangunan yang memiliki kekuatan tinggi, dan memiliki potensi untuk mengurangi biaya dalam berbagai jenis proyek bangunan. Untuk meningkatkan efisiensi struktur, penting untuk memilih jenis rangka yang cocok dan sesuai dengan desain yang diinginkan.

 

Lalu, apa saja tipe atau varian struktur truss yang perlu Anda kenali? Berikut adalah enam tipe struktur truss yang perlu Anda ketahui:


 

Pratt Truss

Pratt Truss adalah salah satu tipe truss yang paling umum digunakan. Didesain menggunakan balok vertikal untuk menyangga beban pada tiang-tiangnya dan balok horizontal untuk menyangga tarikan. Bentuk segitiga terbentuk dari bagian diagonal yang menjadikannya kuat.

 

Sejak dipatenkan pada tahun 1844 oleh Caleb Pratt dan puteranya yang bernama Thomas Willis Pratt, truss jenis pratt terus digunakan selama kurang lebih 2 abad terakhir sebagai salah satu metode truss yang paling efektif.

 

Jika dibandingkan dengan tipe lainnya, pratt truss paling sesuai untuk balok horizontal karena energi atau gayanya lebih dominan pada balok vertikal.

 

Perlu diingat bahwa pratt trus semakin optimal jika digunakan pada bangunan yang dirancang hemat biaya, ada campuran beban, dan struktur sederhana.

 

Keuntungan:

  1. Efektif dalam hal penahanan kompresi pada bagian diagonal vertikal
  2. Untuk material atap dapat digunakan untuk merancang struktur yang ekonomis atau hemat biaya
  3. Memiliki desain yang sederhana
  4. Diterima dengan baik serta dapat digunakan untuk banyak desain.

 

Kekurangan:

  1. Tidak cocok jika beban yang digunakan bukan beban vertikal.


 

Warren Truss

apa itu truss

Sumber: Google

 

Warren truss merupakan sistem struktur truss yang sangat populer dan mudah diidentifikasi karena konstruksinya berbentuk segitiga sama sisi.

 

Warren truss memiliki struktur yang terbuat dari segitiga sama sisi. Terkenal dengan kemampuannya untuk mendistribusikan beban merata di seluruh bagian yang berbeda. Namun, mungkin kurang efisien saat beban terpusat pada satu titik. Oleh karena itu, jenis rangka Warren Truss lebih menguntungkan untuk beban yang terbentang, dengan struktur bentang yang panjang dimana struktur sederhana diperlukan.

 

Keuntungan:

  1. Distribusi beban merata di antara anggota
  2. Desain yang cukup sederhana.  

 

Kekurangan:

  1. Performa buruk saat beban terpusat.

 


 

K Truss

K Truss adalah varian dari pratt truss  yang sedikit lebih kompleks. Perbedaan utamanya adalah bahwa bagian vertikal lebih pendek dimana hal ini dapat meningkatkan ketahanannya terhadap tekuk. 

 

Meskipun tidak banyak yang menggunakan, k truss memiliki desain yang kuat. Salah satu kelemahan utamanya adalah beberapa bagian tidak selalu berperilaku seperti yang diharapkan. 

 

Keuntungan:

  1. Kompresi berkurang pada bagian vertikal
  2. Potensi penghematan biaya jika dirancang dengan efisien.

 

Kekurangan:

  1. Desain yang lebih kompleks.



 

Howe Truss

Jika dilihat secara terbalik, dalam hal visual, howe truss merupakan kebalikan dari pratt truss. Bagian diagonalnya berada di sambungan berlawanan yang berguna untuk beban terbentang. Saklar dalam posisi bagian diagonal memiliki efek yang sangat penting secara struktural.

 

Karena strukturnya mirip dengan pratt truss, maka bisa disimpulkan bahwa kegunaannya pun umumnya sama. Untuk memaksimalkan efisiensi dari howe truss, dapat dibebani pada sambungan akord bawah. Misalnya, rangka atap dapat dibebani dengan beban langit-langit.

 

Keuntungan:

  1. Cocok untuk beban terbentang
  2. Beban dapat ditempatkan pada akord bawah untuk efisiensi maksimal.

 

Fink Truss

Fink Truss memiliki bagian web yang membentuk pola V. Hal ini berguna untuk efisiensi dalam mentransmisikan beban ke tumpuan. Truss jenis fink lebih mengandalkan bagian diagonal yang sangat efisien dalam mentransmisikan beban ke tumpuan.

 

Variasi dari tipe truss tipe fink mencakup double fink dan fan truss. Fink truss ganda secara esensial mengulangi pola fink dua kali di kedua sisi. Ketika truss Fink dasar dapat dikenali dengan V ganda, maka truss ganda akan tampak sebagai W ganda.

 

Sementara itu, fan truss pada dasarnya merupakan tipe truss Fink yang memiliki anggota jaring yang melebar dari sambungan di bagian bawahnya, yang sering melibatkan penambahan anggota vertikal.

 

Keuntungan:

  1. Efisien dalam mentransmisikan beban

  2. Potensi pengurangan biaya jika dirancang dengan baik.

 

Kekurangan:

  1. Sedikit lebih kompleks.

 

Gambrel Truss

Gambrel Truss memiliki 2 kemiringan yang berbeda di bagian luar. Memiliki bentuk kemiringan yang semakin curam menjauh dari bagian tengahnya. Biasanya, truss gambrel digunakan untuk atap lumbung dan memiliki sebuah lubang di bagian tengahnya yang berguna sebagai ruang penyimpanan.

 

Dalam kasus penggunaan di gudang, strukturnya lebih menyerupai kerangka daripada truss. Variasi dari gambrel termasuk atap mansard, yang sering disebut sebagai atap prancis karena popular di Prancis.

 

 Keuntungan:

  1. Cocok untuk atap berbentuk gambrel
  2. Bagian tengah yang berlubang dapat digunakan sebagai ruang penyimpanan.

 

Kekurangan:

  1. Struktur lebih mirip kerangka daripada truss.

 

Kesimpulan

Setiap tipe truss memiliki kegunaan dan karakteristiknya sendiri. Pemilihan tipe truss tergantung pada kebutuhan konstruksi, seperti beban yang akan ditanggung, desain yang diinginkan, dan anggaran yang tersedia. Seorang insinyur struktural akan membantu memilih tipe truss yang paling sesuai untuk proyek konstruksi tertentu. 


 

Di dalam artikel ini sudah dijelaskan secara rinci tentang 6 tipe struktur dari truss, keuntungan maupun kekurangan dari masing-masing tipe truss. Dengan adanya penjelasan ini, admin berharap sobat BLKP dapat lebih memahami lebih jauh tentang truss.

 

 

Sekian informasi yang bisa admin berikan, semoga bermanfaat untuk kamu ya! Bagi kamu yang membutuhkan rangka atap maupun lantai untuk bangunan rumah kamu, kamu bisa menggunakan semua produk BLKP. Di BLKP, terdapat pilihan produk barang jadi baja ringan maupun bahan baku baja ringan. Jadi kamu bisa pilih sesuai dengan kebutuhanmu.



Artikel Populer

Tidak ada artikel popular.
Your Message Has Been Sent..