MEMAHAMI PENYEBAB KOROSI DAN KARAT SERTA PERBEDAAN ANTARA KOROSI DAN KARAT

Mengenal Lebih Jauh Tentang Korosi?

Korosi adalah suatu proses oksidasi yang terjadi pada logam ketika berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, hal ini terutama disebabkan karena unsur oksigen dan air. Interaksi antara logam dengan oksigen dan air menyebabkan kerusakan fisik pada logam, yang dapat mempengaruhi tampilan serta kualitasnya. Seperti halnya, bagian permukaan logam menjadi menghitam.

 

Proses Terjadinya Korosi

Korosi berkaitan erat dengan proses oksidasi logam. Ketika logam, seperti besi (Fe) terpapar salah satu unsur yang ada di lingkungan, seperti misalnya unsur O2 (oksigen) ataupun H2O (air), maka akan terjadi reaksi kimia. Reaksi kimia ini menghasilkan oksida logam, yang dikenal dengan sebutan korosi atau umum dikenal sebagai karat. 

 

Penyebab Korosi

Korosi tidak terjadi begitu saja, ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Proses korosi dapat dipercepat oleh:

 

  1. Kadar air: semakin tinggi kadar air di sekitar logam, baik dalam bentuk air cair maupun uap air, semakin cepat korosi terjadi.
  2. Permukaan tidak rata: ketika permukaan logam yang tidak rata bersentuhan dengan air dan oksigen, proses korosi akan berlangsung lebih cepat.
  3. Zat elektrolit: semakin tinggi konsentrasi elektrolit pada suatu lingkungan, maka akan semakin mendorong terjadinya korosi dengan cepat.
  4. Suhu: suhu yang cenderung tinggi atau panas dapat mempercepat terjadinya korosi.
  5. Permukaan tidak rata: Ketika permukaan logam yang tidak rata bersentuhan dengan air dan oksigen, proses korosi berlangsung lebih cepat.

 

Jenis-Jenis Korosi

Dalam kehidupan sehari-hari, korosi menyebabkan banyak kerugian, terutama ketika logam mengalami kerusakan. Berikut adalah beberapa jenis korosi yang mungkin Sobat BLKP temui:

  1. Uniform Attack (Korosi Seragam): terjadi pada permukaan logam akibat reaksi kimia. Ini terjadi dalam lingkungan dengan pH rendah, kelembaban tinggi, atau kadar air tinggi.
  2. Stress Corrosion (Korosi Tegangan): terjadi karena logam mengalami beban siklus yang berulang, yang menyebabkan kelelahan logam dan patah.
  3. Galvanic Corrosion (Korosi Galvanis): terjadi ketika 2 logam yang berbeda bersentuhan dalam satu elektrolit, menyebabkan logam yang lebih anodik mengalami korosi. Korosi tipe ini sering terjadi pada baja ringan.
  4. Crevice Corrosion (Korosi Celah): terjadi pada logam yang berdekatan dan dapat menahan kotoran dan air, sehingga cenderung korosif di bagian permukaan.
  5. Korosi Mikrobiologi: melibatkan mikroorganisme seperti bakteri, jamur, alga, dan protozoa yang menyebabkan korosi logam.
  6. Erosion Corrosion (Korosi Erosi): terjadi karena aus pada logam, yang membuatnya menjadi tajam dan kasar, yang selanjutnya memicu korosi.
  7. Pitting Corrosion (Korosi Sumur): terjadi karena komposisi logam yang tidak homogen, menghasilkan korosi berupa titik-titik kecil yang sulit dilihat tanpa alat bantu.

 

Cara Mencegah Korosi

Korosi dapat dicegah dengan mengurangi kontak logam dengan udara dan air. Beberapa metode pencegahan meliputi pengecatan, perlindungan katoda dan anoda, pelumuran oli, selubung plastik pada kabel, serta penyepuhan logam. Penyepuhan, perlindungan katoda, dan perlindungan anoda adalah metode yang efektif untuk menghambat korosi.

 

Baca juga: Estimasi Harga Baju Ringan 2023 Terbaru

 

Dampak Korosi

Korosi sering dianggap merugikan karena dapat merusak logam, membuatnya menjadi rapuh. Namun, dalam beberapa kasus, seperti korosi aluminium, ini dapat memberikan perlindungan terhadap logam. Dengan pemahaman yang benar tentang korosi, kita dapat mengambil langkah-langkah untuk mencegahnya dan mengurangi kerugian yang ditimbulkannya.



 

Perbedaan Antara Korosi dan Karat

Berikut perbedaan antara korosi dan karat:

 

Definisi Korosi dan Karat

Karat adalah ketika besi atau campuran besi mengalami proses oksidasi, menghasilkan lapisan karat pada permukaan logam tersebut. Karat biasanya terjadi pada besi dan logam besi. Korosi, di sisi lain, adalah istilah yang lebih umum yang mencakup beragam proses oksidasi dan degradasi pada logam dan bahan lainnya karena bereaksi dengan lingkungan, khususnya dengan oksigen dan air. Korosi dapat menimpa berbagai jenis logam dan bahan.

 

Jenis Logam yang Terpengaruh

Karat umumnya hanya terjadi pada logam besi atau paduannya. Ini adalah fenomena yang spesifik untuk logam besi. Korosi, dalam kontras, bisa mempengaruhi berbagai jenis logam, termasuk besi, baja, aluminium, tembaga, dan berbagai logam lainnya. Ini adalah masalah umum yang mempengaruhi berbagai jenis logam.


 

Proses Terjadinya

Proses karat terjadi ketika besi bereaksi dengan oksigen dan air, membentuk senyawa oksida besi (Fe2O3) berwarna merah coklat. Korosi melibatkan berbagai jenis reaksi kimia yang mengakibatkan perubahan atau oksidasi logam. Proses korosi dapat melibatkan berbagai zat kimia dan terjadi pada berbagai jenis logam.


 

Segi Tampilan

Karat menghasilkan lapisan karat pada permukaan besi yang berwarna merah coklat. Lapisan karat biasanya tidak merata dan berkarat. Korosi dapat memiliki berbagai tampilan yang bervariasi tergantung pada jenis logam, lingkungan, dan proses yang terlibat. Ini bisa mencakup perubahan warna, lubang, atau kerusakan permukaan yang lainnya. 
 

Dengan kata lain, ‘karat’ adalah salah satu bentuk korosi yang khusus terkait dengan besi atau logam besi dan menghasilkan lapisan karat pada permukaan besi. Sementara itu, ‘korosi’ adalah istilah yang lebih umum yang mencakup berbagai jenis kerusakan atau oksidasi yang bisa terjadi pada berbagai jenis logam dan bahan karena reaksi dengan lingkungan.


 

Kesimpulan

Korosi merupakan peristiwa oksidasi logam yang terjadi saat berinteraksi dengan oksigen dan air. Korosi dapat merusak fisik logam dan mengubah tampilannya karena membentuk lapisan karat. Pencegahannya dapat dengan mengurangi kontak pada air dan udara, termasuk pengecatan, perlindungan katoda dan anoda, serta penyepuhan logam. Lalu untuk perbedaan antara korosi dan karat. Jika karat menghasilkan lapisan karat merah coklat. Sedangkan, korosi adalah istilah yang lebih luas, mencakup berbagai masalah oksidasi pada berbagai logam.

 

Itulah penjelasan lengkap mengenai penyebab korosi serta perbedaan antara korosi dan karat. Semoga dengan adanya artikel ini, bisa menjadi referensi bagi Anda dan dapat membantu Anda ketika Anda ingin mengetahui estimasi harga sebelum membelinya. Bagi Sobat BLKP yang membutuhkan produk-produk BLKP yang sudah admin sampaikan pada artikel ini, dapat langsung menghubungi kontak kami disini.



Artikel Populer

Tidak ada artikel popular.
Your Message Has Been Sent..