rumah di tanah menurun.jpg

MENGENAL RISIKO DAN SOLUSI RUMAH DI TANAH MENURUN

 

Membeli rumah menjadi impian banyak orang. Namun, dalam membeli sebuah rumah, ada beberapa risiko yang harus diperhitungkan, salah satunya adalah lokasi dan kondisi tanah.

 

Tentunya membangun rumah di tanah menurun memiliki dampak buruk. Tanah menurun merujuk pada tanah yang kemiringannya lebih rendah dari permukaan tanah sekitarnya.

 

Tanah menurun dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti aktivitas geologi, penggalian tanah yang berlebihan, atau perubahan lingkungan yang tidak terkontrol.

 

 

Baca Juga: Ini Cara Tepat Membangun Rumah Tahan Gempa

 

 

Rumah yang dibangun di atas tanah menurun berisiko mengalami kerusakan dan kegagalan struktural.

 

Dalam beberapa kasus, rumah-rumah ini bahkan dapat runtuh atau ambruk terkena dampak tanah longsor, yang mengakibatkan kerusakan parah bahkan kehilangan nyawa.

 

Walau begitu, ada beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko dan membuat rumah di tanah menurun lebih aman dan kokoh. Apa saja?

 

 

Tips Bangun Rumah di Tanah Miring 

 

rumah di tanah menurun

 

istockphoto.com

 

 

Cek Lokasi dengan Teliti 

 

Sebelum membeli tanah atau rumah, pastikan melakukan pemeriksaan geologi untuk mengetahui apakah tanah di lokasi menurun atau tidak.

 

Jika terdapat tanah menurun, pastikan mempertimbangkan risiko dengan analisis geoteknik dari ahlinya agar dapat melakukan perencanaan baik saat membangun rumah.

 

 

Buat Pondasi yang Kuat

 

Membangun fondasi yang kuat sangat penting. Pondasi yang tepat dapat mengurangi risiko kerusakan struktural pada rumah di tanah menurun.

 

Pondasi yang kuat dapat dibangun dengan menggunakan teknik yang tepat seperti beton bertulang.

 

 

Perhitungkan Sistem Drainase

 

Selain pondasi, sistem drainase juga harus dibuat dengan baik. Tanah jenis menurun cenderung memiliki masalah dengan air, sehingga penting membangun sistem drainase yang dapat mengalirkan air dari rumah dan menjaga tanah tetap kering.

 

Sistem air ini dapat dibangun dengan pipa air berkualitas dan saluran air yang tepat.

 

 

Struktur dan Bahan Bangunan

 

rumah di tanah menurun

 

alvarezmorris.com

 

Saat membangun rumah di tanah yang menurun, jangan sampai membangun dengan metode menancap, karena dapat meningkatkan risiko kerusakan struktural pada rumah.

 

Selain itu, memilih bahan bangunan yang berkualitas juga sangat penting. Material bangunan seperti baja ringan, beton, bata, dan batu sangat disarankan. Bahan bangunan yang ringan malah dapat memudahkan kerusakan struktur bangunan. 

 

 

Lakukan perawatan rutin

 

Lakukan perawatan dan pemeliharaan rutin pada rumah. Periksa struktur dan pondasi secara rutin untuk menghindari terjadinya kerusakan dan mengidentifikasi masalah di awalnya sebelum menjadi lebih buruk.

 

 

Jangan lakukan renovasi!

 

Maksud dari tips ini adalah menghindari memperparah kerusakan struktural dengan tidak melakukan renovasi atau perubahan besar pada rumah tanpa bantuan ahli.

 

Renovasi yang tidak tepat, dapat memperburuk kerusakan struktur pada rumah di tanah yang menurun.

 

 

Tips Memperkuat Rumah di Tanah Menurun

 

rumah di tanah menurun

 

3dstock.org

 

Jika Anda sudah terlanjur memiliki rumah di tanah menurun dan mengalami kerusakan, ada beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk memperbaiki dan memperkuat hunian. Berikut tipsnya :

 

 

Perbaiki Pondasi Rumah 

 

Tips yang dapat dilakukan adalah memperbaiki pondasi rumah. Ini dapat dilakukan dengan mengganti atau memperbaiki tiang penyangga atau balok di bawah rumah.

 

Metode ini dapat membantu mengembalikan keseimbangan rumah dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

 

 

Perbaikan pada Sistem Drainase

 

Bagian sistem drainase menjadi hal yang penting dalam rumah model ini. Ini dilakukan dengan menambahkan saluran air atau pipa air tambahan atau mengganti sistem drainase yang rusak.

 

Memperbaiki sistem air dapat mencegah terjadinya genangan yang bisa merusak rumah.

 

 

Ubah Struktur Rumah

 

Tips lainnya adalah mengubah struktur rumah menjadi lebih ringan dan fleksibel. Dapat dengan melakukan pergantian bahan bangunan yang lebih berat dengan bahan bangunan yang lebih ringan atau dengan merubah struktur rumah yang mampu beradaptasi dengan perubahan kondisi tanah.

 

Tentunya hal ini harus didiskusikan dengan ahli bangunan yang berpengalaman. 

 

 

Kesimpulan

 

Rumah di tanah menurun dapat menjadi pilihan yang menarik bagi beberapa orang, namun ada risiko dan tantangan yang harus diatasi untuk meminimalkan risiko dan memastikan rumah Anda tetap kokoh walau di tanah miring.

 

Selain itu, perhatikan faktor risiko bencana alam seperti banjir, longsor, dan gempa bumi.

 

Jadi, jika Anda memutuskan untuk membeli atau membangun rumah di tanah yang menurun, pertimbangkan dengan cermat dan berkonsultasi dengan ahli yang berpengalaman dalam membangun rumah jenis ini. 

 

Dengan melakukan persiapan dan memilih solusi yang tepat, Anda dapat memiliki rumah yang aman dan tahan lama di tanah yang menurun sekalipun.

 

***

 

Berencana untuk melakukan renovasi atau membangun rumah? Pastikan untuk pilih material bangunan yang terjamin mutu dan kualitasnya ya! Anda bisa memilih material yang terbuat dari baja ringan yang diproduksi BLKP.

 

Produk baja ringan BLKP terjamin mutunya karena sudah ber-SNI, tersertifikasi ISO 9001-2015, uji lab ketahanan produk hingga 4 tahun garansi warna hingga tersertifikasi TKDN 22 – 34981.

 

Simak terus artikel menarik lainnya dari BLKP untuk melihat informasi menarik seputar dunia manufaktur maupun desain arsitektur.

 



Artikel Populer

Tidak ada artikel popular.
Your Message Has Been Sent..